Minggu, 26 Januari 2020

Love you aren’t fake


Suatu waktu,aku merasa berdiri seorang diri dipulau yang luas dan dikelilingi laut tak bertepi namun aku masih heran apakah perasaan itu kenyataan atau angan yang membentang.Aku hanyalah insan yang mengharapkan balasan atas setiap tindakan,aku hanyalah manusia yang berusaha menjadi manusia,pemimpi yang berusaha mewujudkan setiap mimpi,dan bintang diantara bintang dialam semesta yang mungkin tak disadari hadirnya.Mungkin terlalu lebar pembahasan dan perkenalan tentangku,kini giliranmu,apa mimpimu?siapa dirimu?apakah kau terlihat deperti dirimu?apakah kau telah menjadi dirimu setidaknya dalam menjalani hari,setidaknya dalam memutuskan perasaan.Mungkin kita dapat membahasnya secara singkat dari mata ke mata,dari hati ke hati di tempat yang kau senangi agar kau dapat berekspresi dan menjadi jati diri.Aku tak ingin kau menjadi sosok kedua dirimu yang menjalani segalanya dengan kepalsuan,yang berharap atas balasan,yang bermimpi atas mimpi orang lain,yang berangan didalam batas kemampuan.Aku tau kau lebih dari itu,aku tau kau lebih dari segalanya,dari semua yang kau sadari tentang dirimu.Lalu bagaimana tentang dia?semua masih sama,apakah dia juga menjadi dirinya?apakah mimpinya nyata?apakah dia pilihanmu atau memilihmu?hanya kau yang dapat menilai dia,karna dia adalah pertempuranku atas dirimu.Lewatmu aku mengenal musuhku,musuh yang selalu berusaha memisahkanmu dari diriku dalam pertempuran yang tidak seimbang.Mengapa demikian?Karna aku terlebih dahulu mencuri start dengan mengambil perhatianmu,mengambil isi hatimu.Meski itu semua tidak benar-benar nyata karna dia yang baru saja hadir juga sudah dapat merebutmu atas diriku.Pertempuran kurasa semakin sulit,dalam posisi aku dan dia yang menginginkanmu namun kau tak pernah benar-benar tau apakah yang kami lakukan,apakah yang kami rebutkan,apakah alasan atas sikap dan perhatian lebih atas setiap perilaku aku dan dia.Ku harap masih ada kesempatan untukku terhadapmu,kuharap ada banyak keajaiban semesta yang memihakku,seandainya masih bias kudapatkan sekali lagi dirimu,semuanya tertunda,belum kukatakan,kau harus mendengar semua yang harus didengar dari isi hatiku yang belum sempat kusampaikan,aku berharap hanya kepada kesempatan yang tertunda,harapan yang tak tersampaikan,pendengaran yang tak menjadi kata-kata.Kini aku tau kunci dari segala mimpiku,anganku,balasanku,usahaku,bahkan diriku yaitu dirimu yang harus dan semestinya kusempurnakan.Tulisan indahku ini menunggu untuk mewarnai dirimu,harimu,segala tentangmu dan duniamu.Puisiku menunggu sang ratu,yang mungkinkah kembali,puisi indahku hanya tentangmu.Hingga aku terlelap selamanya aku akan dapat selalu mengingatmu.Kapan lagi secangkir kopi menyatukan kita dalam satu meja,puisi yang menjadi remahannya,lagu yang menjadi penemannya,dan senyummu sebagai pemanisnya.Namun sepanjang apapun tulisanku tentangmu yang kini bersamanya tak dapat memulangkanmu kepelukanku.Sungguh aku menyesal telah membuatmu menangis,jangan lagi kau mengingatku kembali karna aku bukanlah untukmu meski aku memohon dan meminta hatimu jangan pernah tinggalkan dirinya.Sekarang kau semakin menjauh,tangisanmu yang menjadi alasanmu memilih yang lain.Jangan pernah kau dustai takdirmu dengan dirinya,untuk diriku.Kadang aku ingat tentang dirimu kadang juga tidak,kau selalu cantik dalam ceritaku,dalam anganku dan harapanku yang dulu ada.Andai sekarang kita bertemupun kau akan tetap cantic dengan penampilanmu dan kepercayaan dirimu.Kau lain sekali dan aku suka.hingga kini aku menunggumu dalam ketidakmungkinan yang telah aku ciptakan,aku yang menunggu dengan nyanyian kisah kita.Ketika malampun tiba aku menyadari kau tak dapat kembali.saatku sendiri kesukaanku adalah melihat gambaran bersamamu,melihat gambaran yang tak dapat terulang,berharap hadirmu disini walau hanya sebentar dan berharap tuhan mengabulkan setiap doa yang dilangitkan,hati ini sangat rindu.Segala cara ku coba agar dapat tanpa dirimu namun semua jawaban berbeda.Ku rindu dirimu,lekuk indah yang menghadirkan pesona hingga aku menjadi pengagum ragamu.Sucinya lahirmu yang ingin dimengerti dengan tutur lembut dan selalu ingin dimanja dengan kasih sayang.Dapatkah kita bermandikan cahaya bulan,semestapun tunduk atas kasihmu dahulumu.Bintang terang itulah diriku,dengan redup dibelakangku kau menjagaku,kau yang selalu ingin dimengerti dengan tulisan dan lagu dengan cara-cara yang sulit dimengerti namun merupakan lagu agung sang semesta.Aku yang kini melepasmu sejak itu berjanji terhadap diri sendiri,mungkinkah jika aku bermimpi salahkah untuk menanti.Tak akan lelah aku menanti dan tak akan hilang cibtaku ini hingga kau tak kembalipun aku akan mengenang dihati,diruang khusus yang tak dapat terganti karna telah lama membekas dirimu.Ku meninggalkan hati yang terdalam hingga tersisia belenggu dijiwa.Padamu pemilik hati yang hadir sebagai bagian dari kisah hidupku,kau yang pernah aku cinta dengan  segenap dihati dan aku yang pernah mencoba menjadi seperti yang kau minta.Aku sebenarnya terlebih dahulu mengetahui kau yang menjadikan aku kekasih bayangan,bertahun lamanya aku menjalani kisah cinta sendiri karna tak pernah menyadari perananmu.Mungkin benar cinta itu tak lagi memiliki harga,semuanya percuma bila kau tak mempunyai hati,kau yang mengetahui dan memilih sembunyi dari cintaku dengan topeng persahabatanmu,sengguh kisahku sang kekasih bayangan.Rasa cinta ku yang membuatku kuat dalam menjalaninya,dan lihatlah dirimu bagai bunga dimusim semi yang tersenyum dan memandang dunia sebagai jawaban gundahmu.Berdua kita dapat melewati jalan yang berliku setiap waktunya,wajah lugumu itu telah lama kunanti sebagai tempat kuberlabuh cahaya hatiku.Keyakinanku bahwa kisah kita akan abadi selamanya hanya menjadi pengingatku atas dirimu yang dulu sempat menjadi milikku.Kini kuakhiri kisah ini sebagai memoriam atas dirimu,mimpiku,harapanku dan kisah kita dahulu.Semoga harapanku atas dirimu dapat menjadi kenyataan agar kau dapat selalu bahagia,Salam hangat dariku bagian masa lalumu.

THE END!!!

   MR.A

Tidak ada komentar:

Posting Komentar